Nostalgila SMA

Seorang teman mengajak saya join di Facebook alumni SMAN 2 Bondowoso. Setelah join, saya menulis di wall sesuatu mengenai saya yang bisa mengingatkan teman-teman alumni lainnya. “Saya pernah ngegambar karikatur di mading mengenai pungutan pembangunan pagar.”

Sebutkan pepatah yang memuat kata smada. Smada-madanya tupai melompat, akhirnya jatuh juga.

Ceritanya begini, ketika kelas 1 ortu kami di kumpulkan BP3 dan dimintai sumbangan untuk membangun pagar keliling. Ortu kelas 1 dikenai 15 ribu, ortu kelas 2 dikenai 10 ribu, ortu kelas 3 dikenai 5 ribu. Pada tahun 1985, nilainya relatif besar, karena kurs Dolar masih berkisar seribuan. Nah, sebagai generasi penerus bangsa (lo?), kami ingin mengajukan protes ‘keberatan’. Di kelas, kami berunding dipimpin ketua kelas, Heru Pambudi. Kemudian disepakati, kami akan menggambar karikatur di mading. Kebetulan, dua pengelola mading –Noertjahjani dan Farida Juliyanti– adalah teman sekelas. Saya dan Edy Suhartono kebagian menggambarnya.

Sebutkan pepatah yang ada kaitannya dengan mading. Ibarat mading teriak mading. Tidak ada mading yang tak retak.

Deskripsi karikatur saya adalah penganugerahan medali oleh BP3, seperti pengalungan medali pada pemenang suatu kompetisi. Juara ketiga (kelas 3) mendapat medali 5 ribu, juara kedua (kelas 2) mendapat medali 10 ribu, dan juara pertama (kelas 1) mendapat medali 15 ribu. Karena keberatan, penerima medali sampai terbungkuk-bungkuk. Karikatur Edy Sahur temanya sama, tapi saya lupa detilnya.

Setelah karikatur dimuat, Kepsek (pak Sri) sowan ke kelas kami. Karena di karikatur saya mengatasnamakan kelas, bukan pribadi. Saya menulis, people jiero. Siji loro atau kelas 1.2. Kami mengatur strategi dengan menempatkan teman-teman cewek di bangku terdepan. Karena waktu itu beliau masih jomblo.

sebutkan majalah yang tidak disukai istri pelaku poligami, tapi bukan mading (majalah dinding). jawabnya adalah madu (majalah kedua).

Setelah saya menulis di wall Facebook alumni, beberapa teman alumni lain menanggapi. Sepertinya mereka masih ingat sejarah. Sebagaimana Bung Karno pernah berpesan, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah”. JAS MERAH.

Pengalaman kamu lebih gila? Tulis saja di komentar.

5 tanggapan pada “Nostalgila SMA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.