Smada88ers Solid … Gercep

Kamis, 9 Juli 2020 pukul 7.45 pagi, seorang teman —Devi, mem-posting penggalangan donasi Al Qur’an untuk Panti Asuhan Yarhima, di grup WhatsApp alumni Smada Bondowoso. Dibutuhkan 67 mushaf Al Qur’an.

Ajakan berbuat baik itu direspon dengan sangat cepat. Tidak perlu menunggu beberapa hari. Cukup sehari, dalam hitungan jam, kebutuhan itu terpenuhi.

Alhamdulillah.

Pukul 13.42, terkumpul 10 mushaf Al Qur’an. Lalu, bertambah 4 dan pukul 15.54, bertambah 50 mushaf Al Qur’an. Kemudian, bertambah 3, sehingga genap berjumlah 67 mushaf Al Qur’an. Tepat pukul 14.59.

Amazing. Subhanallah.

Selanjutnya, didiskusikan kapan waktu penyalurannya. Dan disepakati, insyaAllah Minggu (12/7) sekitar pukul 13.00, akan disalurkan ke Panti Asuhan Yarhima 2 di Jalan Saliwiryo Pranowo, Gang Topo, nomor 49, Kotakulon, Bondowoso.

Teman-teman yang memiliki waktu luang dan berkenan, silakan datang. Dari Alun-alun Bondowoso ke arah barat, ketemu pertigaan ke-dua (lampu merah), belok ke kiri, ada gang ke-dua kiri jalan (ada tulisan Gang Topo). Setelah masuk gang, rumah pertama kiri jalan (ada banner “Panti Asuhan Yarhima 2”).

Ayo, Bro and Sis. Kita melakukan kegiatan Smada88 Care dan sekalian Smada88 Family Gathering.

Preparing ReuniOnline #2

Alhamdulillah, pada Senin (8/8/2020) kita sudah mengadakan ReuniOnline = Reunion + Online, melalui aplikasi Zoom..

Salah satu kesepakatannya, dari sejumlah teman-teman yang hadir, Smada88ers akan mengadakan pertemuan berkala, menggunakan video conference.

Kapan? Ayo kita sepakati.

Untuk menambah kesan, gimana kalau kita kolaborasi … menyanyikan lagu bareng-bareng? Lagu Kemesraan, misalnya.

Gimana caranya? Cukup nyanyi sendiri-sendiri. Rekam pake hape, suara dan videonya.

Instrumen musik pengiringnya, gimana? Unduh di link berikut: https://toko.ly/teras/products/3107475/kemesraan. Login pake nomor hape ya.

Linknya kok di toko? Iya, itu link aja.

Kok ada harganya? Iya, itu ketentuan tokonya, minimal harga produk Rp1.000, jadi ditambah Rp1, menjadi Rp1.001.

Bayar nggak? Nggak. Begitu teman-teman order, link saya kirim ke nomor hape. Ditunggu aja ya.

Kok nggak di-share di grup? Kan gak semua teman berminat untuk kolaborasi. Jadi, file instrumen hanya akan di-share ke teman yang berminat aja. Gitu.

Belum Terlambat, Kawan

Kereta baru berangkat. Suer. Baru puluhan meter dari Stasiun. Kami baru memulai perjalanan panjang. Ayo buruan kalau mau ikutan. Kami butuh kebersamaan untuk membangun kota kita tercinta, Bondowoso.

Kami? Iya, kami bertiga. Hermul, saya, dan Hendro. Kami baru bertiga. Masih banyak kursi kosong kok. Jangan kuatir gak kebagian.

Hermul seorang petarung lapangan, memiliki koneksi dengan birokrasi dan petinggi dinas terkait di Bondowoso, serta mengenal potensi Bondowoso hingga ke titik sudut terluarnya.

Dia satu-satunya anggota tim yang betah tinggal di Bondowoso. Dua anggota tim lainnya, tinggal dan menetap bersama keluarga di kota ‘satelit’ Bondowoso, yaitu Jember.

Hermul selaku founder dan pegiat Rumah Kita, memiliki kedekatan emosional dengan sejumlah komunitas di Bondowoso.

Komunitas pelaku usaha (UMKM) yang menurun pendapatannya dan terpaksa tidak bisa jualan karena mengandalkan kekuatan pasar tradisional dan gaptek untuk memanfaatkan pasar potensial melalui Internet marketing.

Komunitas penyandang disabilitas yang ingin menaikkan harkat dan martabatnya tanpa menurunkan harga diri dari rasa belas kasihan dari orang normal di sekitarnya.

Saya sendiri seorang dosen peneliti. Aslinya dosen matematika, pewaris Pak Anton, tapi spesialisasinya di bidang pembelajaran berbasis komputer atau lebih luas berbasis teknologi informasi. Lebih sering mengajar ilmu komputer dan meneliti pemanfaatan komputer dalam pembelajaran, khususnya matematika.

Sebagai founder PakarTI yang berkhidmat di bidang konsultan TI, saya tertantang untuk menerapkan pengetahuan dan pengalaman di bidang teknologi informasi untuk mengangkat nama Bondowoso dan juga pendapatan masyarakatnya dengan membantu memasarkan produk unggulan Bondowoso melalui pasar online Teras Rumah Kita.

Bagi PakarTI, ini merupakan kiprah kesekian kalinya di Bondowoso. Setelah sebelumnya, membangun RumahKita online, termasuk sub domain Smada88, Rooghibul Qur’an, Lingkar Komunitas dan Lingkar Buku. Berikutnya, mendukung go public-nya Yayasan Bunga Bangsa Bondowoso (https://bungabangsa.or.id). Dan satu lagi, mengonlinekan pemasaran produk turunan ayam, https://ajemode.id, milik Hendro.

Hendro adalah pelaku bisnis yang kaya pengalaman jatuh bangun merintis dan membesarkan entitas bisnis. Pengembang perumahan Kharisma, Wonosari dan pengelola peternakan ayam petelur di Curahdami.

Dengan masuknya Hendro, menjadi pembuka wawasan (open mindset) bagi tim, bahwasannya: (1) untuk bisa memberi lebih, maka kita harus terlebih dulu memiliki lebih banyak, tidak sekedar mengandalkan pemberian donatur untuk disalurkan dan (2) dengan memberi pada saat yang sama kita juga bisa memberi pada diri sendiri dengan menerima manfaat, yang bahkan nilainya bisa lebih besar dari pemberian kita.

Kami bertiga memang memiliki latar belakang berbeda. Baik latar pendidikan dan juga pengalaman. Namun, kami memiliki sejumlah kesamaan.

Kesamaan pertama, tentu saja kami sama-sama Smada88ers, alumni Smada Bondowoso, lulusan tahun 1988. Bahkan, saya pernah sekelas dengan Hendro di kelas 1.2.

Kesamaan kedua, karena kami memiliki kepedulian yang sama, bagaimana membangun masyarakat Bondowoso. Dan, kami yakin seyakin-yakinnya, haqqul yaqin, teman-teman juga memiliki kepedulian yang sama.

Sekarang mungkin teman-teman tinggal jauh dari Bondowoso, tapi kami yakin sebagian hati teman-teman masih tertaut di kota kenangan, Bondowoso.

Untuk itu, ayo bareng-bareng mengembangkan pasar online Teras Rumah Kita. Teman-teman yang memiliki kemampuan mengembangkan produk unggulan, silakan berinovasi dan menyuplai Teras Rumah Kita.

Bagi yang tinggal di Bondowoso, silakan berkontribusi dan mengambil peran penting. Bisa juga dengan berbagi pikiran dan sumbang saran, terutama bagi teman-teman yang tinggal di kejauhan.

Bagi yang berkecukupan, silakan berinvestasi modal. Kami perlu dukungan fnansial untuk membuat jalannya bisnis ini pesat dan melesat, bukan sekedar asal jalan atau bahkan tertatih-tatih.

Ditunggu banget kontribusinya (tenaga, pikiran, modal dll).

InsyaAllah kita agendakan ReuniOnlie part #2, yang diantaranya akan membahas peluang pasar ini.

Ayo Main. Jangan Cuma Nonton.

Tiga tahun lalu, tahun 2017, Smada88ers (yang hadir) menyepakati proker (program kerja) Smada88 Care, dengan tiga proker unggulan: Smada88 Family Care, Smada88 Bondowoso Care, dan Bondowoso Care.

Pertama, Smada88 Family Care. Peduli pada teman-teman alumni dan keluarga (suami/istri, anak, dan orang tua) mereka..

Jika mendapat informasi ada teman atau keluarga mereka ditimpa musibah (sakit atau meninggal dunia), maka beberapa teman akan mewakili teman yang tidak bisa hadir, untuk hadir membezoek atau takziah.

RIP

Bukan hanya momen duka. Dalam momen bahagia juga.

Kita juga pernah menggalang dana untuk meningkatkan pendapatan salah seorang teman melalui budidaya jamur. Kita juga pernah mengirim beberapa teman untuk mengikuti pelatihan di Malang. Kita juga pernah mengadakan diklat pembelajaran berbasis teknologi informasi bagi teman-teman yang menjadi guru.

Kita pernah menginisiasi rintisan usaha, KopiKampoeng.

Paling aktual, kita telah mengadakan ReuniOnline

Kedua, Smada88 Bondowoso Care. Peduli pada almamater tercinta, SMA Negeri 2 Bondowoso. Kita pernah back to school, menyumbang sarpras dan berbagi pengalaman untuk memotivasi adik-adik kelas kita.

Kita pernah membezoek guru kita yang sedang sakit atau takziah ketika guru kita meninggal dunia.

Ketiga, Bondowoso Care. Peduli pada masyarakat Bondowoso.
Kita pernah berbagi sarpras pendidikan pada sejumlah sekolah, ponpes, dan taman baca, di Bondowoso.

Kita pernah berbagi bukber dengan anak yatim-piatu, kaum dhuafa, dan komunitas penyandang disabilitas.

Ketiga program unggulan, alhamdulilah, sudah pernah kita lakukan. Namun, kita tidak akan berhenti, kawan.

InsyaAllah, kita bermitra dengan Disperindag akan menginisiasi pasar online yang memasarkan produk unggulan Bondowoso di https://teras.rumahkita.or.id.

Yuk, teman-teman yang punya produk unggulan, kita ramaikan pasar online Bondowoso. Especially: Hermul, Hendro, Yanick, Tri, Devi, Hengky, Joely, Drajat, Jadi dll. Siapa lagi, ya? Bukan hanya barang, tapi juga jasa.
Kita akan bermitra dengan ojek online teman kita, Sanito, untuk mengantar pesanan di seputar Bondowoso kota.

Daftarkan produk teman-teman, lengkapi nama, deskripsi, harga, berat, foto, dll. Kirim ke admin Teras Rumah Kita.

Smada88 ReuniONline

Bro ‘n Sis Smada88ers,

Untuk mengobati rasa kangen (tambeh kerrong), karena belum bisa pul-kumpul, ayo kita ketemuan secara online. InsyaAllah, nanti malam, Senin 8 Juni 2020 pukul 19.00 WIB, di https://s.id/smada88.

Bisa diakses melalui peramban (browser) secara langsung di beranda RumahKita, misal menggunakan Google Chrome, Mozilla Fiefox, dll

Bisa juga menggunakan aplikasi Zoom. Instal dulu ya. Instal aplikasi Zoom dari PlayStore (https://play.google.com/store/apps/details?id=us.zoom.videomeetings) di smartphone (hape).
Instal aplikasi Zoom di laptop (PC), dari: https://zoom.us/support/download

Silakan registrasi dengan mengirim nama dan alamat email via WA ke: https://wa.me/+6281249964288.

Supported by:

https;//rumahkita.or.id/smada88/

https://fb.me/rumahkita.or.id

https://instagram.com/pakar.ti

Ngopi Kampoeng

Usai takziah ke rumah duka di Jalan Jawa 26, kediaman orangtua Bro Hermul dan Perum Artha Karya I, kediaman keluarga Bro Sjaiful, kami menuju ke RumahKita di Perumahan Cadas Tirta Indah 26, Dabasah, Bondowoso.

Kami berlima: saya (Edy Jo), Hermul (shohibul bait), Nurul Hadi, dan Sudrajat Budiarto, serta seorang lagi Hendro Sartono, tapi tidak nampak di foto dokumentasi karena sedang take a rest.

Kami ngobrol ringan seputar situasi terkini sembari ngopi. Supported by https://RumahKita.or.id/KopiKampoeng/. Sebagai informasi, KopiKampoeng merupakan brand yang dirintis oleh sejumlah alumni Smada88 Bondowoso untuk mengangkat potensi lokal kota tercinta, Bondowoso, yaitu khususnya komoditas kopi..

Contoh produk Kopi Arabika dari Kebun Puslit Kopi da Kakao, Jember di Andungsari, Bondowoso. Dalam kemasan standing pouch, berisi 2 x 100 gram, custom bisa grinded (kopi sangrai) dan atau roasted coffee bean (kopi bubuk).

Barakallah, ya Guys!

RIP

Dalam kurun waktu seminggu, kami mendapat tiga berita duka atas kepergian keluarga dekat dari teman-teman kami. Pertama, Kamis (26/3) Ibunda Bro Hermul (Heru Mulyadi). Kedua, Selasa (31/3) Ayahanda Bro Sjaiful Nursaid). Ketiga, beberapa hari sebelumnya, Selasa (24/3), saudari Bro Dominicus Nico, Ibu Sonya yang juga istri Pak Anang Pras, salah seorang guru Smada Bondowoso.

Sebagai rasa solidaritas, secara perorangan atau barengan, kami melakukan takziah ke rumah duka. Berikut yang sempat kami catat berikut foto dokumentasinya.

Update2
Jumat (3/4) keluarga Bro Ariadie meluangkan waktu untuk takziah ke kediaman Bro Hermul. Sekalian silaturahim dan berbincang mengenai peluang KopiKampoeng.

Update:
Kamis (2/4) Indah Sri Yuli dan Yanick, melakukan takziah dan sekaligus silaturahim ke kediaman orangtua Hermul di Jalan Jawa.

Rabu (1/4), saya (Edy Jo), Hendro Sartono, dan Nurul Hadi. Kami berangkat bareng dari Jember pagi. Langsung menuju ke rumah duka di Jalan Jawa, Perumahan Kademangan Indah di belakang Terminal Bondowoso.

Pada hari H, Kamis (26/3), Bro Mugik, Sugiharsono, dan Agus Dodik, juga melakukan takziah ke rumah duka.

Setelah itu, kami dengan diantar Bro Hermul, menuju ke rumah duka di Perumahan Artha Karya I. Kediaman keluarga Bro Sjaiful Nursaid.

Semoga beliau bertiga (almarhum dan almarhumah) dilipatgandakan pahala amalan ibadahnya, dimaafkan segala khilat dan salahnya, dan diberikan tempat yang layak di sisi-Nya. Sedangkan bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan. Aamiin.

Turut Berduka

Bro Tris, Edy Jo, Sugik, Hendro, Drajat, Sanusi, Hermul di rumah duka Tamanan

Dalam seminggu ini, dua teman kita (Tri Hidayati dan Sudrajat Budiarto), sedang berduka cita karena ditinggalkan oleh Ibunda mereka.

Sebagai rasa empati dan simpati, Minggu (8/12/2019) kami melakukan takziah ke rumah duka di kediaman Drajat, Tamanan dan kediaman Tri, Bondowoso.

Smada88ers chapter Jember –diwakili oleh Bro Edy Wihardjo, Hendro Sartono, dan Sugiharsono– berangkat dari Jember, sekitar pukul 8 pagi. Kemudian mampir ke Maesan, untuk menjemput Smada88ers chapter Maesan, yaitu Bro Sutrisno dan Sanusi.

Setelah itu, kami belok kanan menuju kediaman Drajat di Tamanan. Ternyata telah ditunggu Bro Heru Mulyadi.

Seusai takziah di Tamanan, kami menuju ke Bondowoso. Di pasar Tamanan, kami sempatkan mampir ke rumah teman Smada88ers juga yang tinggal di Tamanan, yaitu Tjong Lily.

Lanjut menuju kediaman Tri di Bondowoso.

Bro Edy Jo, Tris, Sanusi, Sugik, dan Tri. Satu lagi, Bro Hendro sedang rebahan di rumah duka Bondowoso
Bro Hermul, Edy Jo, Tris, Sanusi, dan Sugik

Alhamdulillah, kami bersyukur pada Allah atas perkenan-Nya, setelah 31 tahun lulus SMA, masih diberi kesempatan bersilaturahim dengan teman-teman sekolah semasa SMA.

Tetap solid, ya Bro and Sis. Barakallah. Aamiin.